Inilah Siksa Azab Di Alam Kubur Serta Penyebabnya

11:28 PM
Sesuai dengan aqidah Ahlussunnah Wal Jamaah, kenikmatan-kenikmatan atau azab di alam barzah akan dirasakan jasad dan roh. Sebagaimana dikatakan oleh Ibnu Qoyyim dalam kitabnya ar-Ruh " Ketahuilah, mazhab salaful Ummah dan para imam sunnah bersepakat bahwa seorang hamba setelah mati berada dalam nikmat atau azab di alam kubur. hal itu menimpa roh dan jasadnya. Setelah roh berpisah dari badan, maka ia terus berada dalam nikmat atau azab. Terkadang hal itu juga menimpa badan. Kemudian, pada saat kiamat besar, roh-roh tersebut dikembalikan ke badan lalu semuanya bangkit dari alam kubur.”(ar-Ruh: Ibnu qoyyim:53)

MuslimHarian.com - Sesuai dengan aqidah Ahlussunnah Wal Jamaah, kenikmatan-kenikmatan atau azab di alam barzah akan dirasakan jasad dan roh. Sebagaimana dikatakan oleh Ibnu Qoyyim dalam kitabnya ar-Ruh " Ketahuilah, mazhab salaful Ummah dan para imam sunnah bersepakat bahwa seorang hamba setelah mati berada dalam nikmat atau azab di alam kubur. hal itu menimpa roh dan jasadnya. Setelah roh berpisah dari badan, maka ia terus berada dalam nikmat atau azab. Terkadang hal itu juga menimpa badan. Kemudian, pada saat kiamat besar, roh-roh tersebut dikembalikan ke badan lalu semuanya bangkit dari alam kubur.”(ar-Ruh: Ibnu qoyyim:53)

Banyak hadits yang menjelaskan tentang berbagai gambaran siksaan yang diterima oleh orang yang durhaka dalam kuburnya, diantaranya adalah Hadits Abu Hurairah radhiallahu'anhu Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Salam telah mengabarkan kepada kita mengenai orang yang terbunuh di medan jihad yang mengambil Mantel dari harta rampasan dan mantel itu berubah menjadi api yang membakarnya di dalam kubur. Orang ini sebenarnya juga mempunyai hak terhadap harta rampasan namun ia mengambilnya sebelum dibagi.( HR. Bukhari)

Begitu pula dalam hadits Samurah bin Jundab radhiallahu anhu, Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam menuturkan berbagai bentuk siksaan yang ditimpakan kepada seseorang yang berbuat suatu kedustaan, siksa yang ditimpakan kepada seseorang yang membaca al-quran di malam hari tapi tidak mengamalkannya di siang hari, siksa bagi para pezina, laki-laki maupun perempuan, siksa untuk pemakan riba, dan siksa-siksa lainnya seperti yang disaksikan oleh Rasulullah Shallallahu Wassalam di alam barzah (HR. Bukhari )

Dikisahkan oleh Abdul Hamid bin Mahmud Al-mughuli, ia berkata ketika aku duduk bersama Ibnu Abbas radhiallahu anhu tiba-tiba datang kepadanya beberapa orang dan berkata : ‘kami rombongan haji dan bersama kami ada seorang yang ketika sampai di daerah Dzatish shahifah, tiba-tiba ia mati. Kemudian kami siapkan segala keperluannya ketika menggali kubur untuknya, tiba-tiba ada ular sebesar lahad. Maka, kami tinggalkan dan menggali tempat lain. Namun, di tempat itu juga ada ularnya, sehingga kami tinggalkan dan menggali tempat lain. Di sana, kami juga dapati ular lagi, sehingga kami tinggalkan. Kini kami bertanya kepadamu, “apakah yang harus kami lakukan kepada mayat itu?” jawab Ibnu Abbas radhiyallahu'anhu, “ itu akibat amal perbuatannya sendiri. Lebih baik kamu kubur saja. Demi Allah, andai kamu gali seluruh bumi, niscaya akan kamu dapati ular di dalamnya. “

Setelah diselidiki, ternyata orang tersebut selama menjual gandum dalam karung, dia mengambil sekadar untuk makanannya sehari lalu dia menaruh tangkai-tangkai gandum ke dalam karung seberat apa yang diambilnya itu.

Ada kisah lain yang terjadi di abad modern ini sebuah kejadian nyata tentang siksa kubur di Jazirah Arab. Ada seorang pemuda yang dikeluarkan dari kuburnya setelah beberapa jam dikuburkan. Pemuda tersebut merupakan remaja muslim yang meninggal pada usia 18 tahun. Seorang pemuda yang rusak akhlak dan agamanya, serta sering melalaikan sholat. Akibat mengalami azab kubur, wajah dan jasad Pemuda tersebut telah berubah. Hampir 3 jam Pemuda tersebut dikuburkan, pihak keluarga Meminta kubur tersebut digali lagi untuk keperluan tertentu. Apa yang terjadi selepas mayat tersebut dikeluarkan? sungguh kondisi yang sangat mengerikan. Rambutnya yang hitam berubah menjadi putih, dari mulut dan hidung keluar darah segar yang masih merah pekat. Seolah-olah baru mengalami siksaan yang sangat keras seperti ada yang memukul bagian belakang kepalanya.

Secara umum, penyebab seseorang mendapatkan siksaan di dalam kubur adalah kedurhakaan dan kemaksiatannya kepada Allah. Adapun diantara sebab-sebab tertentu sebagaimana dipahami dari berbagai riwayat adalah suka mengadu domba, menyebarkan fitnah, melakukan zina, memakan riba atau bunga, tidak bersuci setelah buang air kecil, tidak membayar zakat, korupsi, menyuap, mengkonsumsi miras dan narkoba. Masih sangat banyak dosa yang menyebabkan seseorang di siksa didalam kubur. Besar kecilnya siksaan tersebut tergantung dari sedikit dan banyaknya, serta kecil dan besarnya dosa yang dilakukan. Karena itu, sedikit sekali orang yang lolos dari siksaan itu.

sumber image : flickr with mod and comercial use allowed

Artikel Terkait

Previous
Next Post »

Terima kasih untuk tidak berkomentar SPAM dan SARA. Untuk menghindari hal tersebut kami mengaktifkan verifikasi kata dan moderasi komentar. EmoticonEmoticon