Kalimat Yang Terlarang Diucapkan Ketika Berdoa

11:25 PM
 
muslimharian.com - Seringkali ketika kita berdoa yang tanpa sadar mengucapkan kata-kata yang sejatinya terlarang. Bisa saja karena kita mengucapkan kata-kata itu, doa kita tidak di kabulkan oleh Allah subhanahu wata’ala. Penasaran kan ! Apa saja kalimat-kalimat terlarang itu? Nah langsung saja simak pemaparan berikut ini.
 
muslimharian.com - Seringkali ketika kita berdoa yang tanpa sadar mengucapkan kata-kata yang sejatinya terlarang. Bisa saja karena kita mengucapkan kata-kata itu, doa kita tidak di kabulkan oleh Allah subhanahu wata’ala. Penasaran kan ! Apa saja kalimat-kalimat terlarang itu? Nah langsung saja simak pemaparan berikut ini.

Ketika manusia sedang diberikan ujian dan cobaan atau sedang membutuhkan sesuatu yang penting. Seorang muslim pasti langsung memanjatkan do’a pada Allah subhanahu wata’ala. Tak lain untuk diberikan jalan keluar untuk setiap permasalahan yang ada. Berdoa merupakan aktivitas spiritual dari seorang hamba untuk meminta sesuatu kepada sang pencipta. Bagi umat islam berdoa biasanya dilaksanakan seusai shalat baik itu shalat wajib maupun sunnah. Berdasarkan definisi doa memiliki arti yaitu memohon hajat kepada Allah subhanahu wata’ala.

Berdoa dapat menyembuhkan penyakit

Selain dikabulkan ternyata berdoa juga bisa menyembuhkan penyakit. Pada tahun 1996, Nancy snyderman melakukan penelitian agama dan terapi penyembuhan penyakit dan ia mendapat kesimpulan bahwa terapi medis yang tidak diiringi dengan doa tidak dapat bekerja dengan maksimal, begitu pula do’a yang tidak di iringi dengan terapi medis. Berkaitan dengan ini Utsman bin Abil Ash radiallahu ‘anhu pernah meriwayatkan, “ Aku pernah mengalami sakit yang hamper membunuhku. Kemudia Rasulullah berkata: ‘Pijatlah dengan tangan kananmu tujuh kali, dan katakanlah : Aku minta perlindungan atas kekuasaan dan kehendak Allah, dari segala kejahatan yang aku temui.’ Kemudian Aku melakukannya dan Allah menghilangkan sakit yang kualami. Kemudian aku menganjurkan cara ini kepada keluargaku dan orang-orang lainnya.” ( HR. Abu Dawud)

Tapi berdoa tak hanya berdzikir lalu meminta, justru lebih dari itu dan ada adab yang mengaturnya. Hal inilah yang terkadang dilupakan oleh kita seperti berdoa di waktu yang mustajab, setiap sepertiga malam terakhir, saat sujud, antara adzan dan iqomah dan sebagainya. “Dan Tuhanmu berfirman: “Berdo’alah kepadaKu, niscaya akan Aku perkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-KU akan masuk neraka jahannam dalam keadaan hina.” (QS. Al-Mu’min:60)

Ketika kita sudah bersungguh-sungguh dalamm berdoa dan selalu berdoa di waktu yang mustajab. Tetapi doa kita belum dikabulkan juga. Seketika setan langsung merayu kita sehingga kita langsung berburuk sangka pada Allah.sehingga berfikiran “Mengapa Allah tidak juga mengabulkan doa saya? Atau Allah tidak sayang kepada hambanya ini?” jika sudah memiliki pemikiran seperti itu, sebaiknya seorang muslim interospeksi diri dan ambill hikmahnya mengapa Allah belum juga mengabulkan doa kita. Atau bisa saja tanpa disadari ketika berdoa kita mengucapkan kalimat-kalimat yang terlarang. Dalam berdoa ternyata ada kalimat terlarang yang tidak boleh di ucapkan. Rasulullah shalallhu ‘alaihi wasallam pun sudah menjelaskan bahwa kalimat ini sering di ucapkan namun sebenarnya tidak diperbolehkan. Lalu apa kalimat terlarang tersebut?

“Ya allah jika Engkau berkenan” itu adalah kalimat terlarang

Kalimat ini sering diucapkan oleh sebagian umat islam saat berdo’a, bahkan diantaranya beranggapan baiknya menggunakan kalimat ini ketika berdo’a. karena memang sepintas sepertinya tidak ada yang salah dengan kalimat tersebut. Namun ternyata Rasulullah shalallhu ‘alaihi wasallam lebih mengetahui kehendak Allah dari pada kita. Melalui Rasulullah Allah subhanahu wata’ala menyampaikan bahwa kalimat ini tidak disukai-Nya. Dan umat dilarang mengucapkan ini ketika berdoa. Kalimat itu adalah “ Ya Allah jika Engkau berkenan berilah hambamu uang yang banyak” atau “Ya Allah ampunilah aku jika Engkau menghendaki”. Itulah yang menjadi kalimat terlarang ketika berdo’a. sepintas tidak ada yang salah, bukan?

Mungkin diantara kita sering mengucapkannya seusai sholat, karena kalimat ini terkesan lembut dan tidak memaksa Allah ketika meminta dan bentuk ketidaksungguhan dalam memohon. Namun ternyata kalimat tersebut tidak boleh diucapkan. Rasululllah shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Apa bila salah seorang dari kalian berdo’a, hendaklah ia bersungguh-sungguh dalam memohon dan janganlah ia mengucapkan ‘Ya Allah jika Engkau berkenan maka berilah aku.’ Karena sesungguhnya tidak ada yang dapat memaksa-Nya. ( HR. Bukhari) seorang ahli tafsir Imam Ibnu Abdil Bar rahimahullah menjelaskan tentang hadist tersebut. tersirat dari hadist tersebut bahwa menurutnya tidak ada yang dapat memaksa Allah subhanahu wata’ala. Allah hanya melakukan apa yang dikehendakinya dan Allah hanya mengabulkan apa yang dikehendakinya.

Ternyata ketika berdoapun ada adabnya dan ada peraturan yang harus kita tahu, karena jangan sampai ketika sudah berdo’a sungguh-sungguh tetapi kita mengucapkan kalimat yang tidak disukai oleh Allah subhanahu wata’ala. Ketika memanjatkan do’a, baiknya kita untuk bersungguh-sungguh dalam meminta, berdoa dengan hati yang amat khusuk, merendahkan diri kemudian merasa diri orang yang sangat fakir dan membutuhkan Allah. Serta jangan kita memaksa Allah untuk mengabulkan do’a kita. Karena Allah Maha Tahu apa yang dikehendaki-Nya.

Insya Allah dengan adanya informasi ini kita jadi semakin rajin shalat, berdoa dan mendekatkan diri pada Allah subhanahu wata’ala. Amin !


Artikel Terkait

Previous
Next Post »

1 komentar:

Write komentar
27 Juli 2016 11.48 delete

Mungkin karna kata kata tersebut seperti tidak yakin Allah akan mengabulkan doa doanya ya gan.. sedangkan Allah akan mengabulkan setiap doa doa hambanya yang bersungguh sungguh...

Salam kenal gan

Reply
avatar

Terima kasih untuk tidak berkomentar SPAM dan SARA. Untuk menghindari hal tersebut kami mengaktifkan verifikasi kata dan moderasi komentar. EmoticonEmoticon