Bagaimana Allah Memberikan Rezeki Kepada Makhluk-Nya

3:31 PM
Bagaimana Allah Memberikan Rezeki Kepada Makhluk-Nya
 

Apa Itu Rezeki?

هُوَ كُلُّ مَا تَنْتَفِعُ بِهِ مِمَّا اَبَاحَهُ اللهُ لَكَ سَوَاءٌ كَانَ مَلْبُوْسٌ اَوْ مَطْعُوْمٌ … حَتَّى الزَّوْجَة رِزْق، الاَوْلاَدُ وَ البَنَاتُ رِزْقٌ وَ الصِّحَةُ وَ السَّمْعُ وَ العَقْلُ …الخ

“Segala sesuatu yang bermanfaat yang Allah halalkan untukmu, baik berupa pakaian, makanan, sampai pada istri (pasangan). Itu semua termasuk rezeki. Begitu pula anak laki-laki atau anak peremupuan termasuk rezeki. Termasuk pula padanya kesehatan, pendengaran dan penglihatan.”

Rezeki berarti penghidupan,, segala sesuatu yang bermanfaat, segala hal yang berdaya guna bagi makhluk. Rezeki Allah SWT berarti penghidupan atau tiap-tiap yang berguna bagi kehidupan makhluk, semuanya berasal dari Allah swt. Rezeki juga berarti anugrah, karunia atau pemberian dari sisi Allah SWT bagi seluruh makhluk-Nya.

Jangan Khawatirkan Rezekimu!


Seringkali kita merasakan sempitnya jalan mendapatkan rezeki dan lebih banyak hanya menunggu dibandingkan berikhtiar maksimal, tetapi kita lupa bahwa Allah SWT telah menjamin rezeki bagi kita dan banyak cara Allah memberikan rezeki tersebut kepada makhluk-Nya. Janganlah khawatirkan, karena rezeki kita sudah Allah jamin untuk semua makhluk yang hidup di muka bumi ini. .

Sebagaimana firman Allah SWT:

اللَّهُ الَّذِي خَلَقَكُمْ ثُمَّ رَزَقَكُمْ ثُمَّ يُمِيتُكُمْ ثُمَّ يُحْيِيكُمْ هَلْ مِنْ شُرَكَائِكُمْ مَنْ يَفْعَلُ مِنْ ذَلِكُمْ مِنْ شَيْء سُبْحَانَهُ وَتَعَالَى عَمَّا يُشْرِكُونَا
 
Artinya: “Allah-lah yang menciptakan kamu, kemudian memberimu rezki, lalu mematikanmu, kemudian menghidupkanmu (kembali). Adakah di antara mereka yang kamu sekutukan dengan Allah itu yang dapat berbuat sesuatu dari yang demikian itu? Maha sucilah Dia dan Maha Tinggi dari apa yang mereka persekutukan”. (Ar-Rum : 40

Ayat di atas menegaskan bahwa Allah SWT telah menghidupkan manusia, dengan jaminan memberi rezeki untuk penghidupannya, mematikan dan menghidupkan mereka kembali.
 
Juga dalam Firman-Nya:

وَلَقَدْ مَكَّنَّاكُمْ فِي الْأَرْضِ وَجَعَلْنَا لَكُمْ فِيهَا مَعَايِشَ ۗ قَلِيلًا مَّا تَشْكُرُونَ


"Dan sungguh Kami telah menempatkan kamu di muka bumi dan di sana Kami sediakan (sumber) penghidupa bagimu. Tetapi amat sedikit sekali kamu bersyukur." (Al-A’raf: 10)
 
Lalu mengapa kita khawatir dengan rezeki yang bukan menjadi hak kita? Rezeki adalah hak prerogatif Allah. Dia akan memberikannya kepada mereka yang pantas untuk diberi dan kepada siapa saja yang Dia kehendaki. Allah sudah menuliskan jatah kita dan itulah yang akan kita terima.. Di samping itu pula kita wajib mensyukuri nikmat yang Allah berikan sebagai pengakuan atas kelemahan sebagai makhluk ciptaan_Nya dan atas Maha Pengasih dan Maha Dermawan Allah terhadap hamba-hamba-Nya di muka bumi.

Simak pula uraian indah berikut dari Imam Ibnul Qayyim Rahimahullah:

"Fokuskanlah fikiranmu untuk memikirkan apapun yang diperintahkan Allah kepadamu. Janganlah menyibukkan dengan rizki yang sudah dijamin untukmu. Karena rizki dan ajal adalah dua hal yang sudah dijamin Allah. Selama masih ada ajal, rizki pasti datang. Jika Allah dengan hikmahNya berkehendak menutup salah satu jalan rizkimu, Dia pasti dengan rahmatNya membuka jalan lain yang lebih bermanfaat bagimu." (Al-Fawaid, hal 57)

Dari uraian indah di atas, janganlah terlalu memfokuskan diri hanya untuk mencari rezeki, tetapi lupa berserah diri kepada Allah. Karena rezeki itu di tangan Allah. Kita akan diberi sesuai jatah dan kebutuhan, bukan sesuai dengan keinginan kita. Allah Maha Tahu apa yang kita inginkan tapi juga Maha Mengerti apa yang kita butuhkan.

Cara-Cara Allah Memberikan Rezeki Kepada Makhluk-Nya 

Dalam Al-Qur'an diterangkan, ada empat cara Allah SWT memberi rezeki kepada makhluk-Nya:

1. Rezeki yang dijamin oleh Allah

“Tidak satu pun makhluk bergerak (bernyawa) di bumi melainkan semua dijamin oleh Allah rezekinya.” (QS. Hud: 6).

Artinya Allah memberikan jaminan rezeki kepada seluruh makhluk hidup yang bernyawa di dunia ini tanpa terkecuali, tanpa pandang bulu. Ini merupakan janji Allah SWT berikan kepada makhluk yang diciptakan-Nya.

2. Rezeki yang didapat sesuai dengan apa yang diusahakan

“Dan bahwa manusia hanya memperoleh apa yang telah diusahakannya.” (QS. An-Najm: 39).

Allah akan memberikan rezeki sebanding dengan apa yang telah dikerjakannya. Allah tidak pandang apakah ia muslim atau kafir. Jika ia bekerja lebih lama, lebih giat, lebih berilmu, maka ia akan mendapat rezeki lebih banyak dari yang lainnya.

Ketahuilah, menjemput rezeki adalah kewajiban setiap mahluk, maka kerja keras yang kita jalani adalah cara untuk menggapai rezeki tersebut.

3.Rezeki lebih bagi orang-orang yang pandai bersyukur


“Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu memaklumkan, “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya aku akan menambahkan (nikmat) kepadamu, tapi jika kamu mengingkari nikmat-Ku, maka pasti azab-Ku sangat berat.” (QS. Ibrahim: 7)

Orang-orang yang pandai bersyukur atas nikmat yang Allah berikan kepadany, maka ia akan dapat merasakan kasih sayang Allah dan mendapat rezeki yang lebih banyak. Itulah Janji Allah! Orang yang pandai bersyukur adalah mereka yang dapat hidup bahagia, damai, dan sejahtera. karena Allah tambahkan selalu rezeki untuknya di dunia dan barang siapa yang kufur maka ia akan mendapatkan azab Allah di dunia dan akhirat

4. Rezeki yang tidak disangka-sangksa

“Barang siapa yang bertakwa kepada Allah, maka Dia akan memberikan baginya jalan keluar. Dan memberikan rezeki dari arah yang tidak disangka-sangkanya. Dan baarang siapa yang bertaqwa kepada Allah, niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan) nya.sesungguhnya Allah melaksanakan urusan yang (dikehendaki) Nya. Sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu.” (QS At Thalaq: 2-3)

Rezeki istimewa ini diberikan Allah khusus bagi hamba-hamba-Nya yang bertakwa. Tidak semua orang bisa meraih rezeki istimewa tersebut. Allah SWT janji memberikan rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka di saat seorang hamba sangat membutuhkan. Rezeki ini hanya diberikan kepada hamba yang bertakwa sebagai rasa cinta Allah kepadanya. Tidak hanya rezeki yang Allah SWT berikan, tetapi juga jalan keluar dari setiap kesusahan yang sedang dialaminya.

Oleh karena itu, hendaklah kita senantiasa meningkatkan iman dan ketaqwaan kita agar Allah SWT senantiasa menolong kita dan menyelamatkan kita dari azab-Nya yang amat pedih.

Semoga artikel ini bermanfaat bagi pembacanya khususnya bagi penulis. Dengan berharap, semoga hidayah dan taufiq senantiasa menyertai kita semua. Aamiin

Waallau A’lamu

Dikutip dari berbagai sumber

Artikel Terkait

Previous
Next Post »

Terima kasih untuk tidak berkomentar SPAM dan SARA. Untuk menghindari hal tersebut kami mengaktifkan verifikasi kata dan moderasi komentar. EmoticonEmoticon