Ciri - Ciri Muslimah dan Istri Terbaik

9:57 PM

Ciri - Ciri Muslimah dan Istri Terbaik

Wanita muslimah merupakan calon istri idaman bagi setiap kaum adam. Selain taat beribadah, tentu saja wanita tersebut mampu membangun keluarga Islami yang bisa mengantarkan keluarganya ke dalam surga Allah SWT. Sebab wanita tersebut sudah pasti telah membekali dirinya dengan berbagai ilmu agama yang disyari’atkan dalam Islam.

Menjadi seorang istri yang baik bagi suami sudah pasti menjadi idaman bagi setiap kaum hawa. Mereka akan melakukan segala cara agar menjadi yang terbaik bagi suaminya. Wanita yang baik sangat memperhatikan kualitas kata-katanya, selau murah senyum, pintar dalam memilih pergaulan dan bergaul di masyarakat, dan juga selalu menjaga akhlaknya. Hal yang demikian ini merupakan syariat Islam bagi seorang muslimah.

Rasulullah Shallallahu 'alaihi Wasallam memberitahukan kepada kita tiga ciri istri terbaik :


قِيلَ لِرَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَيُّ النِّسَاءِ خَيْرٌ قَالَ الَّتِي تَسُرُّهُ إِذَا نَظَرَ وَتُطِيعُهُ إِذَا أَمَرَ وَلَا تُخَالِفُهُ فِي نَفْسِهَا وَمَالِهَا بِمَا يَكْرَهُ

Rasulullah SAW ditanya; Siapakah wanita yang paling baik? Beliau menjawab: “Yang paling menyenangkan jika dilihat suaminya, taat jika diperintah suaminya dan tidak menyelisihi suami dalam diri dan hartanya dengan apa yang dibenci suaminya.” (HR. An Nasa’i)
 
Dari hadist di atas, dapat kita simpulkan bahwa ciri-ciri wanita muslimah terbaik antara lain:

1.Bila Dipandang Menyenangkan

Salah satu ciri wanita muslimah yang terbaik ialah menyenangkan suami saat dipandang. Sebagaiman sabda Rasulullah SAW berikut:

“Sebaik-baik perempuan (istri) ialah yang menyenangkan hatimu apabila kamu memandangnya.” (HR. Ath-Thabrani).

Menyenangkan tidak harus cantik karena fisik kebanyakan orang menilai, seperti perempuan berkulit putih, rambut tergerai rapi,hidung mancung, mata sipit, dll. Akan tetapi cantik di sini lebih pada cantik yang terpancar dari dalam jiwa seorang wanita (Inner Beauty). Dari padanya akan memancarkan keteduhan dan keelokan saat, juga semakin terlihat indah dengan tersenyum saat berjumpa suami. Dari wajahnya akan terpancar rasa ihklas dan syukur karena menjadi seorang istri bagi suaminya. Senyuman dan keteduhan ini lah yang bisa menyenangkan suami.

Akan tetapi buakan berarti berias diri untuk suami tidak dibolehkan. Justru dengan bermake up, kecantikan akan terpancar pula dari luar. Sebagai seorang istri, pandai-pandailah merias diri dan berikan senyuman terindah agar suami semakin cinta dan sayang kepada kita.

2. Bila Diperintah Mentaati

Suami merupakan pemimpin dan pelindung bagi seorang wanita. Sebagaimana firman Allah SWT :

ٱلرِّجَالُ قَوَّٰمُونَ عَلَى ٱلنِّسَآءِ بِمَا فَضَّلَ ٱللَّهُ بَعۡضَهُمۡ عَلَىٰ بَعۡض وَبِمَآ أَنفَقُواْ مِنۡ أَمۡوَٰلِهِمۡۚ

Artinya: “Laki-laki (suami) itu pelindung bagi wanita (istri), karena Allah telah melebihkan sebagian mereka (laki-laki) atas sebagian yang lain (perempuan) karena mereka (laki-laki) telah memberikan nafkah dari hartanya.” (QS. An Nisa: 34)

Wanita yang paling baik adalah yang mentaati suaminya saat diperintah sepanjang perintah itu tidak melanggar syari’at yang ditetapkan Allah SWT. Termasuk pula padanya saat seorang suami mengajaknya bercinta.. wanita yang baik tidak akan menolaknya selama tidak ada udzur dan ketentuan syari’at Islam tertentu.

Sabda Rasulullah SAW:

إِذَا دَعَا الرَّجُلُ امْرَأَتَهُ إِلَى فِرَاشِهِ فَأَبَتْ أَنْ تَجِىءَ لَعَنَتْهَا الْمَلاَئِكَةُ حَتَّى تُصْبِحَ

“Jika seorang pria mengajak istrinya ke ranjang, lantas si istri enggan memenuhinya, maka malaikat akan melaknatnya hingga waktu Shubuh.” (HR. Bukhari dan Muslim)
 
Di era emansipasi dan kesetaraan gender seperti saat ini, beberapa istri tidak lagi taat pada suami. Terlebih seorang istri lebih tinggi kedudukannya dari suami baik segi pendidikan dan penghasilan. Ia merasa gengsi dengan suami, bahkan tidak sedikit istri berambisi menyetir kehidupan rumah tangga, akibatnya keluarga menjadi hancur berantakan.

Semoga wanita-wanita modern saat ini mampu menjadikan suami sebagai pemimpin bagi dirinya dan putra putrinya tanpa merendahkan suami karena egonya.

3. Menjaga Dirinya dan Harta Suaminya

Allah SWT berfirman dalam Al Qur`an:

فَالصَّالِحَاتُ قَانِتَاتٌ حَافِظَاتٌ لِلْغَيْبِ بِمَا حَفِظَ اللَّهُ

Artinya: “Maka perempuan-perempuan yang sholeh, adalah mereka yang taat (kepada Allah) dan mereka menjaga diri ketika suamiunya) tidak ada, karena Allah telah menjaga (mereka)
 
Firman Allah di atas menjelaskan bahwa, ciri wanita terbaik yaitu ia mampu menjaga diri dan kehormatannya dan menjaga harta suaminya terutama saat suami sedang bepergian. Ia senantiasa menjaga dan mematuhi pesan suami, tidak pernah melanggarnya apalagi berkhianat.

Sebagai seorang muslimah dan seorang istri, menjaga harga diri dan kehormatan juga berarti menjaga tatanan Islam. Salah satunya tidak berduaan dengan lawan jenis (Khalwat) atau bercampur baur antara laki-laki dan perempuan (Ihktilath).

Menjaga harta suami berarti tidak menggunakannya sesuai kesepakatan dan kebutuhan berdua. atau dengan kesepakatan mereka berduamengambil harta suami tanpa izin hukumnya dosa. Pergunakan haartanya sebatas kewajaran tanpa harus menimbulkan kemadhorotan.

Semoga wanita-wanita modern saat ini bisa menjadi muslimah dan istri terbaik seperti tercantum dalan Al Qur`an dan sabda Rasulullah SAW dengan melaksanakan tiga hal, yaitu, menyenamgkan saat dipandang suami, mentaati perintahnya yang tidak melanggar syari’at Islam, dan mampu menjada dirinya dan harta suaminya setiap saat.

Waallahu A’lamu

Artikel Terkait

Latest
Previous
Next Post »

Terima kasih untuk tidak berkomentar SPAM dan SARA. Untuk menghindari hal tersebut kami mengaktifkan verifikasi kata dan moderasi komentar. EmoticonEmoticon